Korelasi Adiksi Smartphone terhadap Tingkat Konsentrasi Belajar Siswa Madrasah Ibtidaiyah

Authors

  • Muhammad Rahel Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.62448/jppai.v1i2.581

Keywords:

Smartphone Addiction, Learning Concentration, Elementary School, Digital Parenting, Dual Cognitive Load

Abstract

This study aims to determine the correlation between the level of smartphone addiction and learning concentration among students at MINU 13 Gandariyah. The widespread penetration of digital technology has led to prolonged smartphone use among elementary school-aged children, which risks disrupting their study routines. The method used was quantitative with a correlational research design involving a sample of 52 upper-grade students within the school environment. Data collection was conducted by distributing a smartphone addiction scale questionnaire and a learning concentration test instrument, both of which have been statistically validated (r > rtable) and proven reliable (alpha > 0.60). The results of the study indicate that there is a significant negative correlation between smartphone addiction and learning concentration (r = -0.624; p < 0.001). Students with higher levels of smartphone addiction tend to show lower learning concentration during classroom activities. The novelty of this study lies in the spatial analysis of smartphone usage specifically within the elementary madrasah ecosystem. It can be concluded that smartphone addiction is negatively associated with the quality of students’ learning concentration. These findings recommend the need for concrete synergy between school regulations and parental supervision (digital parenting) to mitigate the negative exposure of technology on elementary education. However, this study is limited by its cross-sectional design and reliance on self-reported questionnaires; therefore, future research should employ longitudinal or experimental methods to establish a definitive causal relationship

References

Aditya, R., & Pratama, A. (2023). Dinamika penggunaan smartphone anak usia sekolah di era Society 5.0. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 8(1), 45-56. https://doi.org/10.29407/jpdn.v8i1.18902

Agustina, D., & Ansyah, T. (2025). Overstimulasi sensorik akibat adiksi gawai pada perkembangan atensi anak. Jurnal Psikologi Kognitif Edukasional, 12(2), 112-124. https://doi.org/10.22146/jpke.v12i2.94012

Akbar, R., et al. (2024). Pengaruh durasi screen-time terhadap beban kognitif dan atensi siswa sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 10(1), 22-34. https://doi.org/10.21831/jipd.v10i1.88341

Amalia, S., & Hidayat, F. (2022). Katalisator teknologi dalam pembelajaran berbasis proporsionalitas. Jurnal Teknologi Pendidikan Islam, 5(2), 89-101. https://doi.org/10.14421/jtpi.2022.52-04

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. (2024). Profil Pengguna Internet Indonesia 2024. APJII.

Bangun, Y., & Sitepu, A. (2025). Implementasi digital parenting dalam mengawasi durasi gawai anak. Jurnal Bimbingan dan Konseling Keluarga, 9(1), 67-78. https://doi.org/10.15294/jbkk.v9i1.74512

Budiarto, M., & Utama, S. (2023). Desain cross-sectional dalam mengukur fluktuasi fokus akademik anak. Jurnal Riset Pendidikan Kuantitatif, 4(2), 150-162. https://doi.org/10.31004/jrpk.v4i2.6102

Cahyani, L., & Putra, D. (2023). Paparan media sosial dan pergeseran screen-time hiburan pada anak. Jurnal Kajian Media dan Anak, 7(1), 34-45. https://doi.org/10.24198/jkma.v7i1.45109

Dewi, R., & Lestari, M. (2021). Fase adiksi smartphone dan dampaknya pada rutinitas harian anak. Jurnal Tumbuh Kembang Anak, 6(3), 211-220. https://doi.org/10.30872/jtka.v6i3.5510

Fauzan, H., & Supratman, E. (2023). Ketergantungan patologis teknologi digital: Analisis perilaku siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan Terapan, 8(2), 99-110. https://doi.org/10.26740/jppt.v8n2.p99-110

Febriani, S., Haifaturrahmah, H., & Muhdar, M. (2025). Durasi screen-time patologis dan korelasinya terhadap fokus akademik sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 11(1), 55-68. https://doi.org/10.15575/jpdi.v11i1.30124

Firmansyah, A., & Rahman, T. (2023). Kurikulum dan beban kognitif di Madrasah Ibtidaiyah: Sebuah tinjauan komprehensif. Jurnal Kajian Madrasah, 5(1), 11-23. https://doi.org/10.18326/jkm.v5i1.11-23

Fitriani, N., & Rahmawati, E. (2024). Degradasi kualitas konsentrasi belajar akibat kecanduan gadget. Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar, 9(4), 400-412. https://doi.org/10.26811/jipsd.v9.i4.400

Gisnando, R., & Sujadi, W. (2026). Sinergitas rumah dan madrasah dalam mitigasi adiksi digital. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Islam, 14(1), 77-89. https://doi.org/10.35673/jpki.v14i1.8901

Handayani, F., & Siregar, P. (2023). Adaptasi dan validasi instrumen Smartphone Addiction Scale (SAS) untuk siswa dasar. Jurnal Pengukuran Psikologi, 11(2), 134-145. https://doi.org/10.23887/jpp.v11i2.41029

Hasanah, N., & Anwar, K. (2025). Kelemahan tingkat konsentrasi kognitif imbas overstimulasi gawai. Jurnal Psikologi Kognitif, 10(1), 45-57. https://doi.org/10.24843/jpk.2025.v10.i01.p04

Hatikah, S. (2026). Fluktuasi fokus akademik demografi anak usia sekolah dasar di era digital. Jurnal Pendidikan Anak Berkemajuan, 8(2), 200-215. https://doi.org/10.31604/jpab.v8i2.200-215

Hidayah, N., et al. (2024). Pengawasan orang tua melalui digital parenting dalam mencegah adiksi gawai. Jurnal Pendidikan Keluarga, 7(3), 310-322. https://doi.org/10.21009/jpk.073.05

Irawan, D., & Susanto, A. (2022). Dampak scrolling media sosial tanpa henti pada memori jangka pendek. Jurnal Teknologi dan Psikologi, 4(1), 22-35. https://doi.org/10.17977/jtp.v4i1.10234

Irma, Y., Patade, S., & Mulki, M. (2024). Distraksi dan prokrastinasi akademik akibat gawai di kelas. Jurnal Perilaku Akademik, 9(2), 150-165. https://doi.org/10.30595/jpa.v9i2.18234

Jamun, R., & Ntelok, E. (2022). Kelelahan atensi tenang akibat paparan layar berlebihan. Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar, 6(1), 44-55. https://doi.org/10.37081/jipd.v6i1.1203

Kurniawan, B., et al. (2023). Prokrastinasi akademik dan disrupsi fokus kognitif pada siswa pengguna smartphone. Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan, 11(3), 230-245. https://doi.org/10.26740/jbkp.v11n3.p230-245

Kusuma, R., & Anindita, L. (2025). Pengujian reliabilitas instrumen konsentrasi belajar berbasis kuesioner. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 13(1), 88-99. https://doi.org/10.21009/jep.v13i1.30412

Lestari, W., & Nurhayati, S. (2024). Hilangnya motivasi intrinsik dan penyusutan rentang perhatian pada anak pecandu gawai. Jurnal Psikologi Perkembangan, 10(4), 401-415. https://doi.org/10.14710/jpp.10.4.401-415

Maharani, T., & Wijaya, K. (2021). Sindrom withdrawal pada anak saat dijauhkan dari smartphone. Jurnal Kajian Psikologi Anak, 5(2), 112-125. https://doi.org/10.24198/jkpa.v5i2.33102

Maulana, I., & Fitri, S. (2025). Kerentanan demografi usia pra-remaja terhadap adiksi teknologi. Jurnal Sosiologi Pendidikan, 12(1), 33-46. https://doi.org/10.17509/jsp.v12i1.45012

Nugroho, A., & Saputra, R. (2025). Disrupsi radiasi visual smartphone pada kemampuan memori jangka pendek anak. Jurnal Neurologi Pendidikan, 4(2), 77-88. https://doi.org/10.20473/jnp.v4i2.28910

Pramono, H., & Yasin, M. (2022). Teknik proportionate stratified random sampling dalam riset pendidikan. Jurnal Metodologi Penelitian Kuantitatif, 7(1), 50-62. https://doi.org/10.31227/jmpk.v7i1.1092

Pratiwi, D., & Setiawan, B. (2023). Dampak kecemasan tanpa gawai terhadap kemampuan memusatkan perhatian. Jurnal Psikologi Terapan, 9(3), 200-213. https://doi.org/10.25170/jpt.v9i3.3401

Puswati, R., & Sari, N. (2021). Meruginya kualitas atensi siswa akibat distraksi hiburan digital. Jurnal Inovasi Pendidikan, 8(1), 10-21. https://doi.org/10.30872/jip.v8i1.2210

Putri, A., & Ristiyana, R. (2025). Tantangan kognitif di madrasah: Membagi fokus pada sains dan ilmu agama. Jurnal Kajian Kurikulum Islam, 10(2), 140-155. https://doi.org/10.15575/jkki.v10i2.41022

Rahayu, S., & Fauzi, A. (2022). Tingkat adiksi teknologi dan kerusakannya pada rentang perhatian anak sekolah negeri. Jurnal Pendidikan Karakter, 6(2), 118-130. https://doi.org/10.21831/jpk.v6i2.44102

Rahman, A., & Fadli, M. (2024). Pemenuhan uji prasyarat parametrik dalam riset korelasional pendidikan. Jurnal Statistika Pendidikan, 8(3), 210-222. https://doi.org/10.17509/jsp.v8i3.55102

Ramadani, P., Susanti, L., & Arianti, R. (2026). Regulasi komprehensif dua arah dalam pengendalian screen-time siswa madrasah. Jurnal Pendidikan Islam Kontemporer, 15(1), 55-67. https://doi.org/10.14421/jpik.v15i1.1023

Rinancy, V., & Putri, K. (2023). Perilaku menunda tugas akibat kecanduan gim daring pada anak dasar. Jurnal Bimbingan Belajar, 7(2), 105-118. https://doi.org/10.31604/jbb.v7i2.105-118

Saputro, D., & Wibowo, A. (2024). Validasi korelasi negatif adiksi gawai dan fokus akademik. Jurnal Analisis Pendidikan, 11(1), 89-102. https://doi.org/10.20961/jap.v11i1.78102

Sari, M. (2023). Kehilangan kontrol durasi penggunaan gawai pada anak sekolah. Jurnal Kajian Psikologi Terapan, 9(1), 45-56. https://doi.org/10.26740/jkpt.v9n1.p45-56

Sepriani, T., et al. (2026). Kapasitas memori dalam menghafal mata pelajaran agama di lingkungan madrasah. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 14(2), 200-215. https://doi.org/10.15642/jpai.2026.14.2.200-215

Setiawan, D., et al. (2024). Manifestasi psikologis withdrawal dan dampaknya pada atensi belajar di kelas. Jurnal Psikologi Anak, 12(3), 305-318. https://doi.org/10.14710/jpa.v12i3.40123

Siregar, M., & Hakim, L. (2021). Dampak adiksi digital pada kognisi anak sekolah umum. Jurnal Ilmu Pendidikan Terapan, 5(2), 70-82. https://doi.org/10.31258/jipt.5.2.70-82

Sulistyaningrum, D., & Wulandari, T. (2025). Minimnya kajian adiksi smartphone di ekosistem madrasah ibtidaiyah. Jurnal Tinjauan Pendidikan Islam, 8(1), 12-25. https://doi.org/10.21043/jtpi.v8i1.14022

Suryani, A., & Yuliana, R. (2022). Analisis proses kognitif anak pecandu teknologi. Jurnal Psikologi Pendidikan Dasar, 6(3), 150-162. https://doi.org/10.23887/jppd.v6i3.30129

Susanti, E., et al. (2024). Kelelahan atensi dan prokrastinasi dalam pengerjaan tugas akademik sekolah. Jurnal Riset Pendidikan Dasar, 10(2), 220-234. https://doi.org/10.26811/jrpd.v10i2.220

Utami, N., & Prasetyo, B. (2024). Penggunaan instrumen tes objektif dalam mengukur fokus belajar. Jurnal Evaluasi Pembelajaran, 9(1), 34-47. https://doi.org/10.21831/jep.v9i1.55102

Wahyuni, S., & Kusuma, D. (2024). Beban kognitif ganda di madrasah: Tantangan kurikulum abad 21. Jurnal Studi Kurikulum, 11(2), 170-185. https://doi.org/10.17509/jsk.v11i2.66102

Wijaya, R., et al. (2023). Manifestasi kecanduan gawai terhadap degradasi konsentrasi di kelas. Jurnal Pendidikan Abad 21, 7(4), 310-325. https://doi.org/10.33086/jpa21.v7i4.4102

Yuliana, T., Mekeama, L., Saputra, J., & Mustofa, A. (2025). Sinergi orang tua dan sekolah dalam regulasi kedisiplinan gawai anak. Jurnal Manajemen Pendidikan, 12(1), 50-65. https://doi.org/10.21009/jmp.v12i1.40122

Yumarni, V. (2022). Kehilangan fokus belajar saat guru menerangkan akibat overstimulasi hiburan digital. Jurnal Pedagogik Anak, 5(2), 99-110. https://doi.org/10.22219/jpa.v5i2.20129

Yusrina, A., & Yermiandhoko, Y. (2024). Durasi screen-time tidak terkontrol terhadap fluktuasi belajar. Jurnal Pembelajaran Dasar, 9(1), 77-89. https://doi.org/10.24036/jpd.v9i1.11023

Zahra, F., & Ramadhan, M. (2023). Tuntutan menghafal Al-Qur'an dan Hadis di Madrasah Ibtidaiyah: Analisis beban kognitif. Jurnal Ilmu Tarbiyah, 10(3), 250-265. https://doi.org/10.18592/jit.v10i3.88102

Zulkifli, H., & Muttaqin, A. (2025). Digital parenting terintegrasi untuk penanganan adiksi teknologi pada siswa. Jurnal Pendidikan Keluarga Islami, 8(2), 115-130. https://doi.org/10.22373/jpki.v8i2.12034

Downloads

Published

2026-07-31

How to Cite

Muhammad Rahel. (2026). Korelasi Adiksi Smartphone terhadap Tingkat Konsentrasi Belajar Siswa Madrasah Ibtidaiyah . Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Islam, 1(2), 125–137. https://doi.org/10.62448/jppai.v1i2.581